Wlahar, 22 Juli 2024 – Desa Wlahar di Kabupaten Cilacap kembali menggelar upacara sedekah laut, sebuah perayaan adat yang diselenggarakan setiap tahun untuk menyambut bulan Sura dalam Kalender Jawa. Acara ini berlangsung pada hari Jumat Kliwon, 12 Juli 2024, dengan meriah dan penuh makna. Upacara sedekah laut adalah bentuk rasa syukur masyarakat atas rezeki yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, terutama bagi para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut.
Upacara sedekah laut memiliki makna mendalam bagi masyarakat pesisir selatan Pulau Jawa. Tradisi ini konon berawal dari kisah tumbuhnya kembang Wijayakusuma pada zaman Prabu Aji Pramosa dari Kediri, yang kemudian diadopsi oleh raja-raja di Surakarta dan Yogyakarta. Dalam sejarahnya, upacara ini telah menjadi simbol harapan dan permohonan doa agar Tuhan senantiasa melimpahkan berkah-Nya.
Pada tahun ini, warga Desa Wlahar memulai rangkaian acara dengan arak-arakan yang membawa sesaji, kembang telon, jenang-jenangan, jajan pasar, ayam ingkung, dan tumpeng. Pagi itu, seluruh warga berkumpul di kediaman Kepala Desa Wlahar, Bapak Samin. Arak-arakan bergerak menuju tempat penambangan pasir atau yang dikenal sebagai dipo pasir. Di tempat tersebut, sesaji dan tumpeng dilarung di Sungai Serayu sebagai simbol penyerahan rasa syukur kepada alam.
Selain prosesi adat, acara ini juga dimeriahkan oleh pertunjukan wayang kulit yang berlangsung semalam penuh. Dalang asli Desa Wlahar memimpin pertunjukan ini, menambah kesakralan dan keindahan upacara. Masyarakat berbaur menikmati hiburan sambil meresapi nilai-nilai tradisi yang diwariskan oleh leluhur.
Upacara sedekah laut mencakup tiga aspek utama: budaya, agama, dan ekonomi. Secara budaya, upacara ini menjadi pengingat akan adat istiadat yang harus dilestarikan turun-temurun. Dari sisi agama, sedekah laut adalah wujud doa dan harapan agar Tuhan limpahkan berkah serta kemudahan bagi para nelayan dalam mencari rezeki. Aspek ekonomi terlihat dari peran upacara ini dalam menarik wisatawan ke kawasan Pantai Selatan Cilacap, yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
Upacara sedekah laut Desa Wlahar tahun 2024 berlangsung dengan meriah dan khidmat. Masyarakat tidak hanya merayakan tradisi, tetapi juga memperkuat tali persaudaraan dan rasa syukur kepada Tuhan. Dengan memadukan aspek budaya, agama, dan ekonomi, upacara ini menjadi bukti bahwa warisan leluhur dapat terus hidup dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang dan yang akan datang.